Skip to main content

Posts

Jika kita masih menjadi manusia biasa?

Sering kali kita berpikir tentang apa yang belum terjadi dan mengkhawatirkan masa depan. Menurut saya, itu adalah hal yang wajar bagi orang yang masih merintis hidupnya. Kekhawatiran tersebut muncul secara alami, sebagai naluri seseorang yang belum melihat kejelasan dalam apa yang diusahakan. Namun, dalam kondisi tertentu, keadaan tersebut sangat mengganggu. Maka saya mau mencoba berbagi tips untuk mengatasi hal ini, (disclaimer: tulisan ini saya tujukan pada diri sendiri). Pertama, yakinlah bahwa kamu sudah berusaha semaksimal yang kamu bisa. Kedua, hal yang bukan menjadi ranah kita biarlah diatur Yang Mahakuasa. Hiduplah hanya untuk Tuhan, jalani apa yang diperintahkan, jauhi apa yang dilarang, selalu meminta dalam genggaman-Nya.  Awali semua dengan Bismillah dan akhiri semua dengan Alhamdulillah. Surabaya, 3 Agustus 2026 (01.18 AM) Dewi Nur F
Recent posts

Buku Harian Sang Profesor - 53

Sudah lama saya tidak menulis di blog ini, rasanya kegiatan cukup padat. Bersyukur karena selalu diberikan kebaikan oleh Allah. Beberapa bulan terakhir ini saya sedang fokus mengerjakan suatu hal, semoga Allah lancarkan. Kalau nanti sudah selesai apa yang saya kerjakan, akan saya bagikan ceritanya di blog ini. Untuk saat ini, saya ingin menulis beberapa hal tentang beberapa orang (hehe). Di proses kuliah S2 kini, saya bertemu beberapa orang. Aku ingin mengisahkan tentang mereka, namun tentu aku perlu izin dari mereka terlebih dahulu sehingga sekarang saya cuma bisa mengatakan bahwa "banyak orang baik yang saya temui, dan mereka memiliki pola yang sama, yaitu selalu mau belajar ". Note: emang saya gapernah konsisten kalau menulis "saya/aku", karena sekarang aksen saya jadi agak mix dengan tempat perantauan di sini (hehe).

Buku Harian Sang Profesor - 52

Alhamdulillah, sudah menginjak pertengahan semester 2 kuliah magister. Yang pertama kali ingin saya ucapkan adalah rasa syukur yang begitu besar terhadap semua yang telah diberikan Tuhan. Tuhan yang memampukan saya untuk berada sampai di titik ini. Sekarang hanya ingin menjalani dengan hati tenang dan berpasrah sembari berusaha.

Buku Harian Sang Profesor - 51

I am still try to achieve my dreams, no matter what I'll always trying to be. Bismillah, I know maybe it's not good as I am expected, but Allah with everyone who always trying to be better. Aku menulis ini pada sore hari pukul 15.55 setelah hujan reda di Kota Surabaya. Mungkin 4-7 tahun lagi aku akan merindukan tempat ini, Kota ini dan segala isinya. Mungkin aku telah berpindah kota atau bahkan tidak lagi di Indonesia, namun cintaku pada Indonesia semoga tetap menyala. Alhamdulillah, jadi yang ku rahasiakan di tulisan-tulisan sebelumnya adalah aku sedang mendaftar beasiswa LPDP. Belajar mulai dari TOEFL, buat essai, mock up interview, latihan seleksi bakat skolastik, dan lain-lain. Itu adalah kenangan indah dalam perjuanganku, terima kasih semua pihak yang telah mendukung. Sekarang aku kuliah S2 di ITS semester 1, Bismillah semoga lulus tepat waktu dan dapat nilai yang bagus dan terbaik menurut Allah.

Buku harian Sang Profesor-50

Creating new post on my hectic day, hehehe I just want to make my journey happy and healthy. Hari ini pekan ke-7 kuliah S2 (sepertinya), Bismillah apapun yang terjadi kita jalani dengan tulus hati. Allah yang akan membawa kita menjadi orang berguna dan bermartabat.

Buku Harian Sang Profesor - 49

Saat ini aku sedang mempersiapkan diri untuk memulai. Semoga keluarga dan orang-orang tersayangku menerima dan ikhlas dengan keputusan yang ku pilih. Setiap keputusan yang diambil pasti memiliki konsekuensi, tetapi juga memiliki tujuan. Mari fokus pada tujuan tersebut. Bismillah, sesuatu yang diawali dengan husnudzon dan percaya pada Allah pasti akan berakhir indah dan bahagia, kalau tidak demikian pasti lebih indah dan lebih bahagia. Allah SWT tahu yang terbaik untuk kita, hamba Nya. Aku selalu berusaha menuliskan hal-hal positif di hidupku, barangkali hal baik yang tidak ku lihat bisa saja itu yang dilihat Tuhan. Stay strong, tetap berusaha diiringi doa ditutup dengan tawakkal.

Buku Harian Sang Profesor - 48

Selamat siang, teman yang membaca postingan ini semoga kamu sehat dan bahagia. Alhamdulillah, segala yang ku usahakan sejak lulus kuliah S1 tahun lalu berbuah indah. Sesuatu yang ku usahakan mulai dari tes TOEFL bulan April lalu berbuah manis. Memang di perjalanan terdapat bimbang dan redup semangat, tetapi Tuhan selalu memberikan hal positif untuk tetap menyalakan api semangat dalam diriku. Ya teman aku sedang mengusahakan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan magister. Alhamdulillah tiga tahapan telah ku lalui dan dinyatakan lolos substansi. Sekarang aku menyandang status sebagai calon penerima beasiswa (CPB), Bismillah tahun depan sudah dapat LoA Unconditional sehingga bisa mendaftarkan diri di persiapan keberangkatan (PK) dan segera memulai perkuliahan. Nanti jika aku sudah mendapat LoA Unconditional akan ku ceritakan lagi kisahku. Jika tidak dibaca orang lain, minimal untuk ku baca sendiri di kemudian hari. Supaya aku ingat bahwa hidup akan terus berjalan bagaimanapun keadaannya. ...