Saat semua terasa berat dan aku tidak sanggup memikulnya lagi, selalu ibu yang ku beri tahu. Meskipun kadang informasi yang ku utarakan tidak sampai kepada beliau. Tetapi aku senang, bisa menyampaikan semua keresahan dan isi hati walau tak sampai. Terima kasih, Bu. Doa-doa mu selalu mengiringi langkahku, terus doakan semoga anakmu ini bisa menjadi orang yang selamat di dunia dan akhirat, juga sukses di dunia dan akhirat.
Garis start yang ku lalui sangat berbeda, Bu. Aku tidak memulai semuanya dari nol, tapi dari minus. Aku tidak disiapkan jalan untuk menuju cita-citaku, aku membuat jalan itu sendiri, Bu. Mohon doanya, semoga jalan yang ku buat penuh berkah dan ridho, dan ke depannya aku dapat meneruskan jalan yang telah ku mulai. Bahagia selalu, Bu. Jika bapak adalah alasan untuk aku bertahan hidup, maka engkau adalah tujuannya, Bu. Terima kasih dan mohon maaf.
Comments