Skip to main content

Posts

Buku Harian Sang Profesor 34

Bagaimana aku memaksa, bukankah cinta adalah misteri dan penuh rahasia. Mau galau sampai tujuh purnama pun tak akan mengubah rasa yang ada dalam hati kita. Tetapi aku senang, apapun yang aku rasa akan ku nikmati dengan saksama. Meskipun patah dan perih, aku merasa indah sebab itu pertanda dalam diriku masih memiliki hati. Aku senang menikmati rindu ini. Akan ku nikmati hingga rasa dalam hati berganti. sudahlah aku menerima segala tentangmu, termasuk kenyataan kau bukan milikku. haha Just want to say that you're incredible person. Nice person maybe.

Buku Harian Sang Profesor 33

Ku biasakan untuk biasa saja saat melihatmu, mencoba menundukkan pandangan pada setiap hal yang menggetarkan rasa, termasuk kamu salah satunya. Allah lebih tahu mana yang terbaik untukku.  Ketika dunia menjatuhkanku pada sebuah rasa, ku pikir itu adalah jebakan. Jika bisa melaluinya dengan benar maka aku bisa selamat, namun kadang bisa membuat sekarat. Doa yang ku pinta kini ialah semoga semua baik-baik saja, bukan hanya untuk diriku ataupun dirimu. Karena aku sadar manusia adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Jika suatu saat ditakdirkan untuk hidup bersama sebagai pasangan, semoga Tuhan selalu meridhoi kita dalam setiap detik kehidupan. Namun jika tidak ditakdirkan untuk bersama, semua akan ku lepas dengan lapang dada. Aku tidak pernah memaksa, tidak pula mengharuskan takdir Tuhan sesuai kehendak kita. Oleh karenanya aku tidak ingin menyukaimu secara berlebihan. Ku biarkan saja semua mengalir apa adanya, sehingga kalau di masa depan bukan kamu pasanganku tiada hati ya...

Buku Harian Sang Profesor 32

Fase hidup, kadang indah kadang indah banget. Kadang pingin saja menikmati galau dan masa-masa sakit. Bukan tidak bersyukur, tetapi berdamai dengan apa yang terjadi akan menambah ketenangan hati. Menerima segala yang diberikan Tuhan adalah keputusan terkeren yang selalu ku usahakan. Sesekali galau, merengkuh sendu beralaskan pilu. Sungguh masa yang membuatku bahagia, ketika teringat luka namun ternyata aku berhasil melaluinya. Terima kasih Tuhan, Alhamdulillah. Terima kasih diriku sendiri. Everything will be okay, just go ahead.

Buku Harian Sang Profesor 31

Kita tidak bisa memaksa cinta ini tumbuh untuk siapa. Hanya bisa mengelola setiap rasa yang hadir agar tidak jatuh dalam lorong dosa. Ketika kita percaya takdir terbaik Yang Maha Kuasa, cinta sejati akan menyertai dan hadir bersama. Setiap apa yang kamu anggap baik, usahakan tidak terlalu menggenggamnya. Sebab baik dan buruknya suatu hal tolok ukur paling benar adalah Tuhan.  Aku hanya ingin bercerita, perihal cara mengelola rasa agar tiada orang yang curiga. Tetapi cerita di lain waktu saja ya, haha.  Ingin menyemangatimu, good luck yea. Untuk segala hal baik semoga mengiringi dan bersamamu.

Buku Harian Sang Profesor 30

Aku tidak pernah meminta banyak hal. Cukup menyukaimu dalam diam, dan jika rasa itu anugrah Tuhan tanpa memaksa akan diberikan. Aku tidak sedang galau terhadap masa depan, karena belum tentu aku masih ada saat itu. Aku hanya sedang memikirkan dan berusaha menikmati kehidupan saat ini. Dengan segala indah, pedih, dan kenangan di masa lalu. Aku ingin membawa rasa dalam hati dengan tenang, tanpa beban dan penyesalan. Selamat malam kehidupan

Buku Harian Sang Profesor 29

Jika saatnya nanti kita berpisah, aku akan belajar rela. Ikhlas menerima segala hal yang datang dan pergi pada waktunya. Aku tidak akan mencegah dan memang harus merelakan. Iya benar berharap agar tetap bersamamu, tetapi aku tidak ingin egois. Semoga kamu mengerti, aku menyayangimu (routerku) hahaha. Yeah, everything happens for a reason, and everything came and go. Let the world decide what must I keep, and what I have to release. Someone told me that someday at the time, you will let what you keep to go. For the good heart you must let it go and don't make sad at that. Love and peace,

Buku Harian Sang Profesor 28

Suatu saat nanti, ketika kamu melihat tulisan ini. Aku harap kamu sudah mencapai cita-citamu untuk kuliah di luar negeri. Satu hal yang harus kamu percaya, everyhing happens for a reason. Dan kamu harus membuka pemikiran untuk mengetahui alasan tersebut.