Skip to main content

Posts

Buku Harian Sang Profesor - 10

Kehidupan manusia itu berbeda-beda, namun ada beberapa kisah hidup yang memiliki kesamaan. Aku tidak mengerti mengapa banyak manusia diluar sana yang lebih senang menginginkan harta. Mungkinkah apa yang kita punya tak selalu membuat bahagia? Sejujurnya, Aku terkadang merasa sepi ditengah keramaian, dan merasa sedih ditengah kebahagiaan. Entah mengapa hati ini terkadang kurang tenang. Mungkinkah Aku kurang dalam beriman? Entahlah, menurutku hati hanya akan tenang ketika sudah benar-benar percaya kepada sang Pencipta Alam. Aku kemarin memimpikanmu. bukan karena rindu, melainkan karena rasa khawatirku.

Buku Harian Sang Profesor - 9

melihatmu baik-baik saja adalah salah satu cara agar aku tidak gila. aku tidak ingin kau terluka meski kadang karenamu aku kecewa. kamu adalah hal yang ku pinta dalam setiap doa pada Yang Kuasa. kita sulit tuk bersama karena jarak dan rasa yang tak sama. rasa yang ku punya sederhana dan hanya untukmu saja, sedangkan rasa yang kau punya tak tau bagaimana dan entah untuk siapa. aku diam saja karena memang bagimu aku tak ada artinya. aku hanya satu dari ribuan orang yang menginginkanmu, aku hanyalah sebutir pasir di daratan pesisir. aku tidak berandai-andai agar aku juga kau cintai. aku hanya berdoa dan berharap suatu saat nanti kau akan mengerti betapa engkau ku sayangi, dan orang yang menyayangi tak akan membiarkan yang di sayang hancur dan berhenti berjuang. aku akan menyemangatimu dari sini. jadilah seperti yang kau ingini, wujudkan semua harapan dan impian. aku setia mendukungmu dari tempat ini, dan suatu saat nanti mungkin akan bertemu namun jangan salahkan aku jika rasa yang ku pun...

Buku Harian Sang Profesor - 8

Rindu itu tidak berat. Buktinya, aku tidak pernah merasa keberatan merindukan dia. Dia tidak bergelimangan harta, hanya saja karenanya aku merasa bahagia. Dia biasa saja, tetapi di mataku dialah satu-satunya yang mampu membuatku tertawa. hahaha tuh kan ketawa. Siapapun dia, dia adalah alasan yang membuatku hidup hingga sekarang, hahaha meskipun aku nggak tau juga alasan dia hidup apakah untukku atau bukan. Aku hanya bisa ber

Buku Harian Sang Profesor - 7

Kamu harus tau, bahwa aku selalu merasa rindu. Kamu harus mengerti bahwa aku setia menanti. Kehadiranmu memang tidak mengubah segalanya, namun ketiadaanmu membuat suasana tak sempurna. Aku bahagia melihatmu tertawa, meski aku bukan segalanya dan bagimu aku hanyalah orang tak berharga. Bagiku, kamu adalah mutiara yang tersembunyi serta perlu dilindungi. Berbahagialah disana! Karena bahagiamu adalah indah yang tesandar dalam dada, senyummu adalah anugrah yang mempesona. Kenanglah aku meski hanya dalam ingatan, tanpa kau katakan bahwa aku pernah terpikirkan. Cukup kau sayangi aku dengan diam, tanpa ada yang tau, tanpa ada yang merindu selain aku. Rindu ini kadang menyiksa diri, Namun tak mengapa bagiku rindu tetaplah rindu, tidak perlu diumbar dan tidak perlu disebar. Meski terasa berat, tetapi aku senang melihatmu bersemangat. Walau akhirnya aku yang menahan karena hadirku tak kau hiraukan. Selamat Siang Pesona, kamu adalah lukisan dengan gaun indah nan menawan. Jadilah kamu seperti apa...

Buku Harian Sang Profesor - 6

hari ini aku bertemu dengan seseorang yang pernah mengisi relung hati. entah mengapa aku bahagia saat menatapnya, mungkinkah dia masih ada di sebagian jiwa. aku tak tau kepastiannya, namun ya dia memang sudah kusimpan sebagai kenangan. aku sudah memastikan bahwa hatiku tetap akan baik-baik saja jika melihat dia bersama yang lainnya. aku sadar tidak semua yang kita pinta harus terwujudkan. aku percaya saja pada takdir Tuhan, aku yakin Allah tak akan salah memberiku pasangan suatu saat nanti. yang harus aku lakukan dalam masa penantian hanyalah berdoa dan berusaha menggapai cita-cita. urusan hati itu adalah hak Ilahi, urusanku hanyalah menjalankan perintah Nya dan mejauhi larangan Nya itu saja, selebihnya ku pasrahkan pada Dia. Dia sang Maha Pemilik Cinta, aku berdoa semoga Dia memberiku yang terbaik diantara yang paling baik. sembari menunggu waktu itu, tugasku adalah memantaskan diri untuk dicintai sepenuh hati oleh sang pangeranku nanti. Hatiku  sudah terlatih untuk terbiasa pata...

Senja, Kau, dan Kenangan yang Menyerbu Jadi Rindu

taukah kau, senja dan hujan selalu membuatku rindu. aku pun tak tau mengapa saat senja seperti ini mengingatkanku padamu. ingin aku menepis semua rasa yang ada biar hanya menjadi kepingan tak berharga, namun aku selalu gagal, aku tetap saja memikirkan dan merindukanmu. haruskah aku pergi sejauh mungkin agar mampu melupakan semua angan tentangmu. yang menyesakkan dadaku bukanlah karena jarak dan waktu yang memisahkan, namun pahitnya kenyataan bahwa kau tak pernah menaruh perasaan. ku harap dengan berjalannya waktu, kau mampu memahami bahwa dirimu slalu ku kagumi dan aku senang menanti karena KAMU adalah labuhan hati. aku RINDU padamu. (sore ini pukul 16.28 di tempat favoritku, suasana mendung menambah rasa yang kian menggelembung, mengisi seluruh ruang di dadaku. dan tumbuh semakin subur.)  16:29:52 ‎21 ‎Juni ‎2018

FILOSOFI MATEMATIKA

Pernahkah Anda memikirkan?? 1. Mengapa PLUS di kali PLUS hasilnya PLUS? 2. Mengapa MINUS di kali PLUS atau sebaliknya PLUS di kali MINUS hasilnya MINUS? 3. Mengapa MINUS di kali MINUS hasilnya PLUS? simak selengkapnya disini